BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kapolsek Kurun Iptu Sugeng Purwanto mengungkapkan kronologi meninggalnya hingga penemuan sesosok mayat di Desa Tumbang Lampahung, Kabupaten Gunung Mas pada Senin malam, 13 Juli 2020.
Kapolsek mengatakan sosok mayat laki-laki yang ditemukan oleh keluarganya sendiri itu bernama Bibie berusia 30 tahun. Korban berasal dari Desa Tumbang Ampit, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas.
"Kronologi singkat kejadiannya berawal pada hari Kamis 09 Juli 2020. Saat itu korban berangkat dari Desa Tewang Pajangan berniat menuju Desa Tumbang Ampit untuk mendatangi istrinya," ungkapnya, Selasa, 14 Juli 2020.
Sebelum korban berangkat menuju desa tujuannya, dia sempat minum Miras bersama temannya, namun keluarga tidak mengetahui siapa temannya minum tersebut.
Setelah minum, kemudian korban pulang ke rumah untuk meminjam uang sebesar Rp 200.000 kepada keluarganya, setelah itu korban berangkat desa tujuannya sekitar pukul 03.00 WIB dengan mengendarai kendaraan motor vixon dengan nomor plat KH 2703 TC.
--page
Saat keluarga yang berada di Desa Tewang Pajangan menanyakan keberadaan korban dengan istri korban di Desa Tumbang Ampit, dijawab bahwa tidak mengetahui atau korban belum sampai di desa tujuannya.
Mengetahui itu, istri bersama keluarganya berusaha menghubungi korban dengan handphone, namun tidak diangkat. Berselang 4 hari handphone korban tidak aktif, keluarga pun berusaha mencari serta menanyakan keberadaan korban, tapi tidak ada yang mengetahui.
"Lalu pada hari Senin sekitar pukul 18.00 WIB, istri dan keluarga korban melapor ke Polres Gunung Mas tentang kehilangan korban atas nama Bibie tersebut. Kemudian ada berita dari keluarga bahwa korban ditemukan di jalan Lintas Kurun-Tumbang Miwan, tepatnya di Desa Tumbang Lampahung dengan kondisi sudah mulai membusuk," jelasnya.
Polisi yang mendapatkan informasi penemuan mayat ini langsung ke tempat kejadian dan memasang polisline serta melakukan olah TKP, selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Kuala Kurun untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari pengamatan di lapangan, lanjut Kapolsek diduga korban meninggal akibat kecelakaan karena tidak dapat mengendalikan laju sepeda motor yang dikendarainya, sehingga korban terperosok ke dalam parit.
--page
"Saat korban ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dengan kondisi sebagian tubuh korban sudah menjadi tengkorak. Barang bukti yang diamankan dari TKP yakni motor vixon warna biru, dan tas ransel berwana hijau," tutupnya. (HENDRA/B-6)








