MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kodam XII Tanjungpura beserta jajarannya melaksanakan apel gelar Satuan Tugas Huma yang juga sekaligus pembentukan Satgas, Rabu 15 Juli 2020.

Damdim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Yusan Riawan menyampaikan yang melatarbelakangi pembentukan Satgas Huma di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah adalah seringnya bencana kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan.

Satgas Huma memiliki kemampuan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini serta mengantisipasinya.

“Pemberian nama "HUMA" merupakan suatu filosofi orang terdahulu dengan kearifan lokalnya. Membuka lahan untuk berladang dengan tidak membakarnya,” ungkap Yusan Riawan menyampaikan sambutan Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Pembentukan Satgas Huma ini merupakan harapan dan doa semua agar kehidupan masyarakat di daerah akan terus meningkat kesejahteraannya, serta selalu dapat memandang birunya langit tanpa harus ditutupi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

--page

Dia menambahkan dengan tidak mengesampingkan situasi dan kondisi saat ini. Dunia dan secara khusus negara kita sedang menghadapi wabah Covid-19.

“Oleh karena itu saya berpesan kepada satgas huma ini harus tetap memperhatikan tentang protokol kesehatan , sehingga kita semua terhindar Covid-19,” tambahnya.

Keberadaan Satgas Huma diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi  bencana alam khususnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Sementara itu Bupati Barito Utara, Nadalsyah menyambut baik dengan terbentuknya Satgas Huma. Bupati mengharapkan keberadaan satgas ini bisa membantu pemerintah daerah dalam mengatasi bencana alam khususnya kebakaran hutan dan lahan. (RAMADHANI/B-6)