SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejak Senin (13 Juli 2020 kemaren, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan tes cepat secara mandiri dengan harga Rp 125 ribu. Hasilnya ada 3 orang yang reaktif.

"Hari pertama dibuka ada 182 orang yang melakukan rapid test, semuanya non reaktif. Namun hari ke dua yakni Selasa, 14 Juli 2020 kemaren, ada 3 yang reaktif," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim, Multazam, Rabu, 15 Juli 2020.

Pada Selasa ada 162 orang yang melakukan rapid test di PMI dan 3 orang di antaranya reaktif, sehingga langsung kami berikan penanganan dengan isolasi di Klinik Covid-19.

Hal itu dilakukan demi pengambilan swab terhadap mereka yang reaktif, sehingga bisa diketahui apakah positif Covid-19 atau tidak.

"Kami berharap mereka yang reaktif ini negatif Covid-19, sehingga jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 tidak bertambah," harapnya.

--page

Sementara mereka juga akan melakukan tracking terhadap 3 orang tersebut, terutama terkait riwayat perjalanan mereka. Begitu juga dengan keluarganya juga akan dilakukan rapid test nantinya.

"Kami akan terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kotim," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)