TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Pertanian Barito timur menginisiasi pembentukan koperasi pertanian untuk mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi petani maupun masyarakat Barito Timur secara umum.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito timur Reza Rahmadi menjelaskan, tujuan pembentukan koperasi ini di antaranya untuk mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi petani maupun masyarakat Barito Timur secara umum.

"Rencana pembentukan koperasi pertanian ini juga berdasarkan visi dan misi Bupati Barito Timur," ungkap Riza di ruang kerjanya Kamis 15 Juli 2020.

Menurutnya, berdasarkan kesepakatan dengan bidang sumber daya manusia dinas pertanian dan perwakilan 5 balai penyuluhan pertanian, jenis koperasi yang akan dibentuk adalah koperasi serba usaha atau KSU.

KSU adalah jenis koperasi yang didalamnya terdapat berbagai macam bentuk usaha. Bentuk usaha yang dilakukan bisa berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.

--page


"Nanti dengan adanya koperasi ini, kita bisa membantu petani dengan menyediakan sarana produksi pertanian atau saprotan dengan menyediakan pupuk, pestisida, benih dan lain-lain," imbuh Riza.

Selain itu, lanjutnya, koperasi juga dapat membantu petani yang kesulitan membiayai produksi pertanian dengan meminjamkan saprotan yang dibutuhkan.

"Selanjutnya nanti melalui  koperasi kita juga bisa menampung hasil panen petani atau membantu membuka akses pasar bagi mereka," jelas Riza.

menurutnya sistem ijon yang berlaku selama ini cenderung merugikan petani karena dengan terlebih dahulu diberikan pinjaman, biasanya pembeli yang menentukan harga jual hasil pertanian.

"Kalau melalui koperasi petani lebih diuntungkan karena sekaligus menjadi anggota koperasi," pungkasnya. (BOLE MALO/B-5)