BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin tidak menerima tamu di luar jam kerja. Hal itu dilakukan guna menjaga netralitas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020.
"Saya tidak mau menerima tamu kalau diluar jam kerja, apakah itu di rumah dinas atau tempat lainnya. Ini bentuk netralitas saya," ujar A H Jakin, Rabu, 15 Juli 2020.
Ia mengaku hanya menerima tamu di kantor. Itupun mereka yang mempunyai kepentingan kerja dan sesuai dengan bidang pihak kepolisian. Jika tidak, atau mengarah ke politik, maka akan ditolaknya.
Ini karena bentuk netralitas dari dirinya. Dan terus berupaya untuk menjaga diri serta bertugas sesuai dengan tupoksi, yakni mengamankan daerah ini agar situasi kamtibmas tetap aman.
"Kami ingin Pilkada di Kotim berjalan jujur dan adil. Baik itu antara calon yang memiliki kekuasaan atau relasi dilingkungan birokrasi atau tidak," kata A H Jakin.
--page
Ia menerangankan, siapapun yang akan jadi pemimpin nantinya. Dirinya tidak ada kepentingan. Itu semua sudah ditakdirkan oleh Allah. Sehingga, tidak ada alasan bagi dirinya untuk tidak netral.
"Yang terpenting, Kotim aman, tentram, dan masyarakat tetap damai," terang A H Jakin. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)







