BORNEONEWS, Kuala Kurun - Perwira Penghubung atau Pabung Kodim 1016 Palangka Raya di Kabupaten Gunung Mas, Kapten Inf M Ayyuf menghadiri kegiatan pembukaan lahan pertanian dengan cara manusul tana, Kamis, 16 Juli 2020.
Pembukaan lahan seluas 1 hektare di jalan lintas Kuala Kurun menuju Desa Linau itu dipimpin langsung Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong, diikuti Wakil Bupati, Efrensia Lp Umbing, Kapolres AKBP Rudi Asriman, Wakil Ketua II DPRD, Neni Yulianti, Anggota DPRD, Evandi, serta undangan lainnya.
Jaya S Monong menjelaskan manusul tana merupakan bahasa Dayak Ngaju yang artinya membakar lahan. Hal ini biasanya dilakukan untuk membuka lahan tempat petani berladang.
"Pembukaan lahan dengan cara manusul tana ini adalah proses pembukaan lahan dengan kearifan lokal yang terjaga dan terkendali. Sehingga apinya tidak merambah ke hutan yang dapat menimbulkan kebakaran lebih luas," katanya.
Dia menuturkan membuka lahan dengan cara dibakar tersebut merupakan role model yang dibuat pemerintah daerah. Dan ini hanyalah sebagai contoh untuk kearifan lokal dalam berladang, yang nantinya digunakan untuk berkebun dan bercocok tanam padi.
--page
Meski role model di Kabupaten Gunung Mas telah dibuat, namun masyarakat tetap belum diperbolehkan membakar lahan, terkecuali sudah ada payung hukum yang ditetapkan.
"Sementara ini kita tunggu dulu payung hukumnya. Jika perda dari provinsi sudah turun ke kabupaten/kota, baru dasar itu kami tindak lanjuti menjadi perbup. Setelah itu disosialisaikan masyarakat yang kemudian disusul dengan petunjuk baru lagi terkait usaha masyarakat dalam berladang dengan tetap melestarikan kearifan lokal," jelasnya.
Sementara itu, Pabung Gunung Mas, Kapten Inf M Ayyuf menyatakan, TNI mendukung role model yang dibuat pemerintah daerah dalam membuka lahan dengan melihat kearifan lokal.
"Saya berharap setelah ada payung hukumnya nanti dan sudah ada contoh DAD Gunung Mas hari ini. Ke depannya masyarakat dapat mengetahui cara membuka lahan dengan baik dan benar, sehingga cara kearifan lokal itu dapat terlaksana dengan baik," imbuhnya. (HENDRA/B-11)








