PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan I 2020 tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini disampaikan Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yudo Herlambang terkait Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah Mei 2020.

"Melambatnya perekonomian disebabkan oleh kinerja lapangan usaha pertanian, dan industri pengolahan yang melambat, serta terkontraksinya lapangan usaha konstruksi," kata Yudo pada Jumat, 17 Juli 2020.

Di sisi permintaan, lanjut Yudo, melambatnya kinerja ekspor serta investasi menjadi penyebab melambatnya pertumbuhan.

"Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah triwulan II 2020 diprakirakan akan melambat, disebabkan oleh merebaknya Covid-19 yang berdampak terhadap aktivitas perekonomian," tambahnya.

Merebaknya Covid-19 menurut Yudo diprakirakan akan berdampak terhadap kinerja lapangan usaha utama perdagangan dan pertambangan.

--page

"Dari sisi pengeluaran, ekspor diprakirakan mengalami kontraksi sejalan dengan perlambatan kinerja lapangan usaha pertambangan. Di samping itu impor diprakirakan juga turun lebih dalam seiring dengan rendahnya konsumsi masyarakat pada masa pandemi dan realisasi investasi," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)