TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Rusdianor mengungkapkan Kepala Desa Luau Jawuk bersama perangkat desa telah melakukan koordinasi dengan dinas sosial terkait data penerima bantuan sosial tunai atau BST Kementerian Sosial RI.

Sebelumnya, Dinas Sosial Barito Timur menunda penyaluran BST bagi 30 keluarga penerima manfaat atau KPM di Desa Luau Jawuk agar tidak tumpang tindih karena beredar informasi rencana Kades Luau Jawuk akan mengalihkan data KPM BST yang belum disalurkan untuk menerima bantuan langsung tunai dana desa atau BLT DD.

"Kemarin sudah datang ke dinas sosial untuk mengkomunikasikan masalah tersebut, jadi sudah clear, selanjutnya BST untuk Luau Jawuk bisa disalurkan" ungkap Rusdianor usai mengikuti rapat kunjungan kerja DPRD Provinsi Kalimantan Tengah di ruang rapat Bupati Barito Timur, Jumat 17 Juli 2020.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Kades Luau Jawuk Cahyono mengakui ada miskomunikasi masalah data penerima BST Kementerian sosial  di desa yang dipimpinnya dan setelah koordinasi langsung dengan dinas sosial ternyata di desa tersebut ada warga yang terdata sebagai KPM BST kementerian sosial.

Rusdianor pun menyambut baik langkah koordinasi dari Kepala Desa Luau Jawuk beserta perangkat desanya terkait masalah data bansos di desanya.

--page


"Koordinasi antar pihak, termasuk pemerintah desa dengan dinas sosial perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan data bansos," jelas Rusdianor.

Kades Luau Jawuk, Cahyono yang dihubungi terpisah melalui sambungan telepon membenarkan pertemuan koordinasi tersebut dan adanya warga Desa Luau Jawuk yang terdaftar sebagai penerima BST kementerian sosial.

"Warga Desa Luau Jawuk yang menjadi penerima BST kemensos ada 40 KK, dan 10 KK pada bulan April sudah disalurkan melalui transfer bank dan Kantor Pos, sisanya segera disalurkan setelah kami koordinasi dengan dinas sosial" ungkapnya. (BOLE MALO/B-5)