SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aktivitas pembelajaran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dilaksanakan dengan sistem dalam jaringan atau daring. Pemkab belum memberlakukan kebijakan pembelajaran tatap muka.

Terkait itu, Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi meminta kepada guru dan dinas terkait agar tingkat kedisiplinan siswa jangan sampai menurun saat pembelajaran dilakukan secara online.

"Saya harap disiplin siswa tetap tinggi, meski saat pembelajaran daring diterapkan," ujar Supian, Senin, 10 Juli 2020. 

Pembelajaran daring dikhawatirkan bisa membuat tingkat disiplin siswa menurun. Contohnya, saat mengikuti pembelajaran secara daring, siswa tersebut hanya pakai seragam sekolah tanpa celana.

Dia pun meminta kepada para guru agar meningkatkan disiplin siswa tersebut. Saat daring, paling tidak ada pemeriksaan atau hal lainnya.

--page

"Saya tidak ingin para pelajar yang akan menjadi penerus nantinya malah berkurang tingkat kedisiplinannya. Itu harus menjadi perhatian," kata Supian. 

Selain itu, pihaknya saat ini fokus terhadap para pelajar yang ada di wilayah pedesaan. Pasalnya, masih banyak yang tidak bisa melaksanakan belajar online lantaran terkendala sinyal internet dan lainnya. 

"Dinas terkait agar mencari solusinya, sehingga semua siswa tetap mendapatkan pelajaran di tengah pandemi covid-19," harap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)