SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kasus virus corona atau covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih mengalami peningkatan. Terkait itu, wacana belajar tatap muka di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat batal dilaksanakan.

"Beberapa waktu lalu, kami berencana membuka kembali belajar tatap muka tingkat SMP. Namun karena kasus meningkat, terpaksa kami urungkan," kata Bupati Kotim Supian Hadi, Senin, 20 Juli 2020. 

Rencana dilakukan belajar tatap muka tersebut diwacanakan saat kasus pasien positif yang masih dalam perawatan tersisa 3 orang. Namun berjalannya waktu, kasus tersebut kembali naik. Bahkan saat ini ada 12 orang yang dalam perawatan. 

Supian Hadi pun menarik kembali keinginannya. Karena dikhawatirkan akan terdapat klaster baru, akibat sekolah kembali dibuka. 

"Sehingga, untuk sementara waktu belajar mengajar tetap dilaksanakan secara online," kata Supian. 

--page

Meskipun begitu, pihaknya saat ini masih mengupayakan membuka sekolah di sejumlah desa dan kecamatan yang sudah zona hijau atau nihil kasus covid-19. 

"Kalau memang nantinya sudah zona hijau, maka secara berkala akan kami buka kembali sekolah," pungkasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)