SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2020, Polres Sukamara akan lebih menekankan peneguran atau tindakan preventif, sehingga kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas bisa meningkat.

"Dari kondisi saat ini 20 persen kita melaksanakan penindakan, kemudian sisanya teguran," kata Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana, Kamis, 23 Juli 2020.

Menurutnya, penindakan akan diberlakukan bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, melawan arus, pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt, pengendara di bawah umur dan penggunaan handphone saat berkendara.

"Walau 20 persen, kami berharap masyarakat tidak melihat dari sisi penindakannya, tapi melihat dari sisi lakalantas yang pernah terjadi diwilayah kita," ujarnya.

"Karena dari Januari-Juli telah terjadi beberapa lakalantas yang menyebabkan pengendara meninggal, sehingga melihat hal ini tentunya tingkat fatalitasnya sangat tinggi," tambahnya.

--page

Melihat kasus ini sehingga perlu digaris bawahi bahwa masih banyak pengendara yang perlu diberikan pemahaman tentang bagaimana harusnya di jalan, berkendara yang baik untuk keselamatan.

"Untuk keselamatan masyarakat, seperti penerangan kemudian rambu lalu lintas di tempat yang sifatnya emang perlu juga harus diperhatikan, supaya saat melihat rambu mereka bisa lebih waspada," ujarnya. (NORHASANAH/B-6)