BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Musibah kebakaran pemukiman cukup besar telah melanda pemukiman warga di RT 03, Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, kemarin sore.
Peristiwa nahas ini mengakibatkan puluhan kepala keluarga (KK) di desa tersebut kehilangan tempat tinggal mereka, karena api melalap habis bangunan yang sebagian besar berkonstruksi kayu di lokasi tersebut.
Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kapolsek Kapuas Hulu , Ipda Istira Triwulanyuli membeberkan kronologis kejadian kebakaran itu diduga bermula saat aliran listrik PLN desa menyala sekitar jam 16.00 WIB.
"Api tiba-tiba muncul saat itu, dan berkobar hingga pukul 18.00 wib, baru api dapat dilokalisir," kata Ipda Istira kepada wartawan, Kamis siang, 23 Juli 2020.
Lebih lanjut ia menyebutkan, kendala pemadaman yang dihadapi adalah tidak ada alat pemadam yang bagus atau spesifik untuk pemadam kebakaran, sehingga api lama dijinakkan.
--page
"Masyarakat memadamkan api dengan mesin air biasa yang semprotan airnya kurang kencang untuk memadamkan api,"sebutya.
Selain itu, ia menyampaikan data terakhir terdampak kebakaran tersebut yakni 24 bangunan dengan rincian satu barak lima pintu, 18 rumah toko hangus terbakar, dua rumah toko rusak berat, tiga rumah toko rusak ringan.
"Sementara untuk warga yang terdampak ada 35 kepala keluarga. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 5 miliar," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/m)








