BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tidak bisa dipungkiri jika saat ini budaya gotong royong seakan sirna ditengah masyarakat. Sehingga dengan adanya program TMMD 108 Kodim 1014 Pangkalan Bun telah mengembalikan makna gotong royong kepada masyarakat.
Program TMMD 108 Kodim 1014 Pangkalan Bun baik dari fisik maupun non fisik yang dilaksankan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara ternyata banyak sisi positif bagi warga Desa Bangun Jaya.
Hal ini diungkapkan Abidin Ishaq warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam saat istirahat dalam kegiatan gotong royong proses pengerjaan siring embung di desanya.
"Sisi positif yang bisa dipetik yakni mengembalikan lagi budaya gotong royong, yang selama ini dianggap telah sirna. Dulu ada, sekarang masyarakat lebih memilih dalam kesendirian, kurang peduli bahkan ada yang tidak peduli lagi dengan tetangga atau lingkungan,” ungkapnya.
Dengan program TMMD 108 ini kembali menggugah semangat masyrakat dengan sadar akan pentingnya kembali menghidupkan budaya gotong royong. Sebab sesuatu yang berat bila dikerjakan secara bersama - sama maka akan ringan dan lekas selesai.
--page
"Kita disadarkan dengan program TMMD 108 ini, betapa pentingnya mengangkat kembali budaya gotong royong. Karena sesuatu pekerjaan bila dilakukan secara bersamaan, maka semua itu terasa ringan, ibarat kata “Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing," pungkasnya. (DANANG/B-6)








