BORNEONEWS, Palangka Raya - UPT Museum Balanga Palangka Raya menggelar kegiatan edukasi kepada sejumlah mahasiswa dan siswa SMA sederajat mengenai tata cara merawat benda kuningan, Kamis 23 Juli 2020.
Kepala UPT Museum Balanga, Hasanudin mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan memberikan edukasi kepada penerus bangsa, yakni pelajar dan mahasiswa sebagai generasi milenial masa kini.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami harapkan generasi penerus dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Kalteng. Dengan begini mereka para bisa mengetahui bagaimana cara merawat benda kuningan peninggalan nenek moyang kita," katanya.
Hasanudin mengatakan, benda-benda kuningan perlu diperhatikan agar keaslianya dapat terawat dengan baik. Pasalnya, benda kuningan merupakan benda peninggalan nenek moyang terdahulu yang dulunya menjadi alat keseharianya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Provinsi Kalteng Guntur Talajan mengungkapkan, barang pusaka milik nenek moyang perlu dilesratikan oleh generasi penerus bangsa.
--page
"Banyak sekali barang atau alat khas dayak yang perlu untuk dilestarikan, oleh karena itu kalangan muda generasi penerus untuk bisa merawat sekaligus melestarikannya, apalagi jika mereka bisa memanfaatkan peluang menjadi penghasilan," tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung banyak peserta menanyakan tentang bagaimana merawat atau membuat benda pusaka agar awet serta tahan lama.
Meski sangat antusias peserta tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. (HENDRI/B-6)








