PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Warga Kelurahan Muara Laung Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya saat ini harus waspada. Karena pada Kamis, 23 Juli 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Murung Raya merilis ada penambahan kasus terkonfirmasi positif 11 orang, 10 orang warga Kecamatan Laung Tuhup di antaranya 9 orang warga Kelurahan Muara Laung dan 1 orang warga Tanah Siang Selatan.

“Hari ini terjadi penambahan 11 kasus terkonfirmasi positif dan 2 orang sembuh. Artinya lebih besar presentase penambahan dari yang sembuh. Kita berharap agar kasus pandemi ini bisa ditekan,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya Drs Hermon, MSi, saat konferensi Pers.

Menurut Hermon, penambahan kasus signifikan ini dari wilayah Kecamatan Laung Tuhup, yang mana terdapat 9 orang dari warga Kelurahan Muara Laung, dan 1 orang warga Kelurahan Muara Tuhup. Sedangkan terdapat 1 orang dari Kecamatan Tanah Siang Selatan.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, pemerintah dan gugus tugas tidak bisa bekerja sendiri, sehingga mengharapkan support dari semua pihak, termasuk masyarakat agar dapat bersama-sama kita tekan angka kasus Covid ini,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Gugus Tugas yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya dr. Suria Siri menyampaikan bahwa 11 orang penambahan kasus positif Covid-19 ini setelah mereka melaksanakan Swab terhadap 19 orang yang hasil rapid testnya reaktif.

--page

“Memang cukup mengejutkan bagi kita karena dari 19 orang itu, hasilnya ada 11 orang terkonfirmasi positif. Kami terus melakukan tracking terhadap mereka ini, kemana saja perjalanan kontak selama ini. Ini dilakukan untuk meminimalisir penularan,” jelasnya.

Pihaknya agar mereka dapat lebih jujur menyampaikan kepada tim Gugus Tugas, sehingga proses lebih memudahkan dan meminimalisir penularan Covid-19. “Karena yang mengetahui apa yang mereka lakukan, kemana saja mereka, bertemu dengan siapa, itu mereka yang mengetahui. Kami berharap agar ketika dilakukan tracking dapat jujur. Covid-19 ini bisa saja ada di sekitar kita, makanya jangan kita angap remeh,” pungkasnya. (TRISNO/B-5)