KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pelaksanaan kegiatan donor darah di Kabupaten Kapuas menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di tengah adanya pandemi ini untuk mencegah terjadinya penularan.

"Kalau biasa (sebelum adanya pandemi), kita tidak periksa suhu. Sekarang ada tambahan pemeriksaan yaitu suhu tubuh, kalau suhu di atas 37,5 derajat celcius kita tidak ambil, dan disarankan untuk periksa covid-19," kata Kepala Penanggungjawab Unit Transfusi Darah RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr Erny Indrawati, Minggu, 26 Juli 2020.

Kemudian pihaknya juga membuat pertanyaan tambahan, seperti ada atau tidak keluarga maupun teman dekat yang terkena covid-19, itu sebagai screningnya.

"Meski memang pemeriksaan covid-19 tidak menjadi wajib screning untuk orang donor darah," tuturnya.

Sedangkan bagi petugas sendiri mengamankan atau juga melakukan upaya pencegahan, mengingat tidak tahu yang mana ada terpapar Covid-19 meski tidak ada keluhan atau tanpa adanya gejala.

--page

"Untuk itulah kami juga diproteksi dengan alat pelindung diri (APD) level 2 guna mencegah terjadinya penularan Covid-19," ucapnya.

Pihaknya juga dalam pelaksanaan kegiatan donor darah, menerapkan protokol kesehatan seperti mewajibkan cuci tangan pakai sabun di air mengalir/handsanitizier, gunakan masker, dan penerapan jaga jarak fisik.

"Untuk tingkat pendonor selama covid-19 ini sangat menurun, dan itu seluruh Indonesia sangat berkurang. Karenanya kami sangat berterima kasih jika ada pendonor darah, untuk membantu masyarakat yang memerlukan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)