BORNEONEWS, Sampit - Kecamatan Parenggean menjadi atensi utama dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebab, ada 10 orang warga setempat terjangkit virus Corona dan masih dirawat di ruang isolasi.
"Parenggean menjadi atensi kami saat ini, karena kami tidak ingin penyebaran kasus Covid-19 di daerah tersebut semakin meluas," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam, Minggu, 26 Juli 2020.
Dirinya mengatakan, Pas Parenggean adalah salah satu kecamatan yang cukup lama zona merah. Bahkan saat ini berada diangka paling tinggi kasus Covid-19 diantara kecamatan lainnya yang ada di Kotim.
Hal itupun membuat pihak tim gugus melalui tim surveilans terus bergerak ke Parenggean, untuk melakukan tracking agresif. Terutama bagi masyarakat yang pernah kontak erat terhadap pasien positif yang saat ini di rawat, atau juga terhadap mereka yang sudah sembuh.
"Tracking agresif masih kami lakukan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kotim ini," kata Multazam.
--page
Sementara dirinya menerangkan, saat ini ada 10 orang warga yang dinyatakan positif dan dalam perawatan di Parenggean. Sedangkan pasien sembuh ada 6 orang, Orang Dalam Pemantaun (ODP) 66 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0 dan meninggal dunia 0. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








