PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyusun rencana recovery rconomy melalui 4 Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

SOPD ini tediri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perikanan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUMKP).

Recovery economy yang dilakukan DKPP adalah kegiatan pengadaan sarana dan prasarana peternakan budidaya ayam broiler sekitar Kelurahan Kalampangan.

Kemudian budi daya tanaman sayuran kepada masyarakat Kelurahan Banturung dan Kelurahan Tangkiling. Budi daya sayuran ini lebih fokus pada sistem hidroponik.

DKPP juga akan mengadakan kegiatan penyuluhan dan pendampingan bagi pertanian, perkebunan dan peternakan kepada masyarakat Kelurahan Kalampangan.

--page

Sedangkan untuk DPUMKP adalah membantu kemasan produk UMKM kepada pelaku usaha dan calon pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Program pemulihan produk UMKM sebagai stimulasi adaptasi kebiasaan baru kepada UMKM.

Selanjutnya program dinas perikanan  adalah pengadaan sarana dan prasana program budi daya perikanan kepada masyarakat dan pengembangan unit pembibitan ikan.

Sementara itu Dinas Tenaga Kerja merencanakan program pelatihan kejuruan teknologi informasi dan komunikasi. Misalnya pelatihan kejuruan menjahit, mekanik dan pelatihan kejuruan mekanik Air Conditioner (AC).

“Program ini sudah tertuang dalam surat nomor 188.45 tahun 2020. Insya Allah dalam waktu dekat kegiatan recovery economy akan kami launching,” kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. (HENDRI/B-6)