BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengimbau masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur agar jangan sampai terprovokasi dengan beredarnya video provokatif di salah satu akun youtube.
"Saya harap masyarakat jangan sampai terprovokasi atas konten youtube bernada provokatif tentang 2 etnis," pesan AKBP Abdoel Harris Jakin, Selasa, 4 Agustus 2020.
Kapolres mengatakan, sebuah akun youtube bernama Jakabanyuates membuat konten terkait pertikaian antar-etnis yang pernah terjadi di Kotim. Hal itupun tentunya sangat membahayakan.
Sehingga, pihak kepolisian langsung mengambil sikap dengan menemui para tokoh yang disebutkan dalam konten tersebut.
"Kami juga sudah mengumpulkan para tokoh tersebut. Mereka juga sangat mengecam dengan konten yang dibuat oleh akun youtube itu," kata A H Jakin.
--page
Dalam konten video tersebut, tidak hanya membuat isu yang tidak baik antar-etnis namun juga menyudutkan pihak TNI dan Polri pada saat penanganan ketika terjadi pertikaian pada 19 tahun lalu.
Pihaknya juga sudah meminta agar kedua belah pihak menahan diri. Apalagi, pemilik konten tersebut belum diketahui keberadaanya. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








