TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Simon Biring mengungkapkan, meski kantor dinas yang dipimpinnya pindah, jajarannya tetap maksimal dalam penanganan covid-19.

Seperti diketahui, dinas kesehatan kini menempati eks kantor dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Sedangkan eks kantor dinas kesehatan dialihfungsikan sebagai tempat isolasi covid-19.

"Kami tidak terganggu dengan kepindahan kantor, semua pelayanan tetap berjalan seperti biasa," jelasnya di Tamiang Layang, Jumat 7 Agustus 2020.

Menurutnya, selain karena digunakan sebagai tempat isolasi, sudah sejak lama direncanakan untuk memindahkan kantor dinas kesehatan demi perluasan kawasan RSUD Tamiang Layang.

Simon berharap, dengan berfungsinya tempat isolasi yang baru pada eks kantor dinas kesehatan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran covid-19.

--page

Di tempat isolasi tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas televisi dan jaringan WiFi agar pasien tidak steres selama menjalani isolasi.

"Sebelum ada tempat isolasi tersebut biasanya yang hasil rapid test reaktif kita suruh pulang untuk isolasi mandiri dan itu sangat beresiko kalau ternyata dia tidak patuh. Sekarang kita sudah bisa langsung isolasi dan awasi sampai hasil swabnya keluar, mudah-mudahan ini bisa menekan angka positif" jelasnya.

Sejak lima hari terakhir tidak ada penambahan kasus positif covid-19 baru si kabupaten Barito Timur. Akumulasi positif covid-19 tetap 50 kasus, dari jumlah itu, 30 orang dinyatakan sembuh, 19 orang masih dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. (BOLE MALO/B-7)