PANGAKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - DPD Pengajian Al-Hidayah Kobar menggelar Musyawaah Daerah (Musda) ke VIII periode 2020 - 2025, di Aula Kantor sekretariat DPD Golkar Kobar, Jalan Diponegoro, Pangkalan Bun, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Mengusung Tema: Dengan Musda VIII kita tingkatkan kuwalitas pengabdian pengajian Al-Hidayah menuju masyarakat yang berakhlak berkeadilan dan demokrasi.

Musda Pengajian Al-Hidayah dihadiri Bupati Kobar Hj Nurhidayah yang juga senagai dewan penasehat, Ketua DPD Partai Golkar Kalteng HM Ruslan AS, Ketua Umum DPD Al-Hidayah yang diikuti sebabyak 50 orang peserta baik pengurus dari 6 DPC Pengajian Al-Hidayah.

Dalam sambutannya, ketua pelaksana Musda ke VII Pengajian Al-Hidyah Sri Alfa Ningsih, menyampaikan bahwa Musda adalah forum tertinggi organisasi mempunyai tugas yang sangat penting dan strategis, untuk merumuskan kewajiban organisais 5 tahun ke depan.

“Kita mengharapkan semoga Musda ini dapat berjalan labcar, peserta dapat berpartisipasi aktif dalam memutuskan kebijakan sebagaimana yang kita harapkan,” ujarnya.

--page


Selanjutnya, DPD Partai Golkar Kalteng HM Ruslan AS mengharapkan generasi muda itu bangkit, menhidupkan Pengajian Al-Hidayah untuk kemaslahatan umat. Serta meningkatkan program - progam yang sudah berjalan.

"Program yang sudah jalan ditingkatkan, serta proses pengakderan harus jalan jangan stagnan," ungkapnya.

Sementara itu dewan penasehat Hj Nurhidayah memberikan dorongan smeangat pada anggota organisasi pengajian Al-Hidayah. Agar pengajian Al-Hidayah tetap eksis dan berkembang.

"Kita harus semangat untuk membangun organisasi ini, supaya ditanamkan dalam diri, kita masuk disuatu organisasi bukan mencari sesuatu, tetapi bagaimana kita dapat memberikan sesuatu untuk membesarkan organisasi, ini harus dijadikan prinsip," tuturnya.

Siapapun nanti yang terpilih, anggota Pengajian Al-Hidayah harus tetap kompak. Mengingat, Al-Hidayah kni didirkan untik kemaslahatan umat, khususnya di Kobar. (DANANG/B-5)