KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Setelah sebelumnya mengalami.penurunan hingga dijual Rp 20 ribu, kini gas elpiji subsidi 3 kg kembali naik menjadi Rp 25 ribu per tabung.

Dari pantauan Minggu, 9 Agustus 2020, sejumlah pegecer di Kasongan rata-rata sudah menjual harga tersebut. Namun ada pengecer yang menjualnya Rp 23 ribu per tabung.

Sejumlah pengecer gas elpiji subsidi yang ditemui menyampaikan alasan mereka menaikkan harga jual dari sebelumnya Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per tabung.

Hal ini karena pembelian di tingkat pangkalan juga sudah naik, yakni Rp 22 ribu per tabung dari harga sebelumnya Rp 18 ribu per tabung.

Naiknya harga ini dikeluhkan sejumlah warga Kasongan. Menurut warga, kenaikan itu memberatkan terutama yang kurang mampu.

"Kemarin waktu harganya Rp 20 ribu per tabung, kami gembira dan menyambut baik, tapi harganya kembali naik dinaikkan," kata Siti, ibu rumah tangga, warga Kasongan.

--page

Menurutnya, pihak terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Katingan serta pihak aparat dalam hal ini kepolisian harus turun tangan melakukan pengecekan harga sesua dengan harga eceran tertinggi atau HET gas elpiji.

Sebab, tambah dia, kenaikan gas elpiji subsidi 3 kg ini rawan terjadi permainan. "Kita tanya ke pengecer kenapa naik, katanya dari pangkalan sudah naik," tuturnya. (ABDUL GOFUR/B-7)