BORNEONEWS, Buntok - Konfirmasi positif Corona Virus Disease -19 atau COVID-19 di Barito Selatan, bertambah 9 orang sehingga totalnya menjadi 172 orang.
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Barito Selatan, dokter Djulita K Palar mengatakan pada hari ini ada pertambahan kasus positif sebanyak 9 orang dan sembuh sebanyak 4 orang.
Ia menjelaskan, sebanyak 9 orang tersebut dari Kecamatan Dusun Selatan dan mereka ada yang bekerja pada perusahaan swasta, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga biasa.
"Sembilan orang itu terdiri dari 7 orang perempuan dan dua orang laki-laki. Sebagian ada yang di rawat di RSUD di Palangka Raya, RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dan melakukan isolasi mandiri," kata dokter Djulita K Palar kepada Borneonews, Selasa, 11 Agustus 2020
Dengan adanya penambahan 9 orang pasien positif dan 4 orang sembuh itu, maka secara kumulatif jumlah konfirmasi positif sebanyak 172 orang dengan rincian 78 orang dalam perawatan, 89 sembuh dan 5 orang meninggal dunia.
Menurut dia, pihaknya akan terus melakukan tracking aktif dan menelusuri penularan virus corona di daerah ini.
"Tracking aktif ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mempersempit agar penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona itu tidak meluas," jelas dia.
Tracking aktif tersbut, lanjut dia, melacak dan menelusuri orang-orang beresiko dan memiliki kontak dengan pasien yang sebelumnya dinyatakan positif.
"Dengan ditemukannya kasus ini merupakan upaya yang kita lakukan memutus dan mencegah agar penyebarannya tidak meluas," ucap dia.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama bergotong royong dalam mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19 dengan mengikuti semua anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Mematuhi protokol kesehatan itu dengan memakai masker pada saat beraktivitas dimanapun dan kapanpun, serta mencuci tangan menggunakan sabun.
"Kita mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama wajib menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah, serta mencuci tangan sesering mungkin," harapnya. (URIUTU DJAPER/B-5)








