BUNTOK –

BORNONEWS, Buntok - Pemkab Barito Selatan, mulai melakukan persiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla pada saat musim kemarau.

Wakil Bupati Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir mengatakan, pihaknya sejak dini telah melakukan sejumlah persiapan-persiapan dalam menghadapi musim kemarau nantinya.

“Karena apabila musim kemarau selalu diikuti dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang mana asapnya dapat mengganggu pernafasan dan kesehatan masyarakat,” kata Aty Djoedir Rabu, 12  Agustus 2020.

Menurutnya, upaya-upaya yang dilakukan BPBD dengan mengedepankan pencegahan sejak dini sebelum terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada saat musim kemarau nantinya.

Upaya tersebut, lanjut  dia, melaksanakan patroli, sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat terutama wilayah-wilayah yang rawan terjadi karhutla.

--page

Selain itu juga melakukan penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA), peningkatan tim reaksi cepat (TRC), dan pembentukan posko tim gabungan yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI dan Polri tingkat kecamatan dan desa.

Kemudian, pihaknya juga melakukan penguatan sarana dan prasarana dengan menyediakan anggaran melalui APBD, anggaran tak terduga dan anggaran perubahan.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan tidak membakar lahan secara sembarangan dan disengaja.

“Apabila ingin membuka lahan, seharusnya dilaksanakan dengan pembukaan lahan secara baik, dan berwawasan lingkungan,” ucap dia.

Dirinya juga berharap dukungan serta informasi dari masyarakat bila menemukan atau melihat kebakaran hutan dan lahan secara tiba-tiba agar tim yang bertugas di lapangan bisa cepat untuk menanganinya. (URIUTU DJAPER/B-5)