BORNEONEWS, Sukamara - Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana mengamumi makna dari hasil karya para peserta lomba mengambar yang dilaksanakan oleh Satlantas setempat. Kegiatan mengambil tema nasionalisme dan kemerdekaan.
"Di samping kita menyongsong 17 Agustus, kita juga ingin melihat potensi-potensi yang ada dianak-anak kita baik ditingkat SD dan SMP," kata Putu Dedy, Minggu, 16 Agustus 2020.
Dari beberapa peserta yang ikut, dirinya mengakui kagum dari beberapa ide yang diambil para peserta dalam lomba tersebut, selain menceritakan tentang kemerdekaan namun juga tentang persatuan dalam menghadapi pandemi covid-19.
"Tadi kita sempat keliling bersama-sama, saya sempat berdialog dengan ade-ade tentang ide mereka, ada 1 yang membuat saya merinding. Jadi dia itu menggambarkan tangan, yang dibawahnya itu ada gambar semacam virus corona, dan gambar peta indonesia," tutur Putu Dedy.
Lanjutnya, dari gambar yang dibuat pelajar SMP tersebut menceritakan makna bahwa dalam menghadapi kondisi corona saat ini, maka seluruhnya secara bersama-sama bersatu, bekerjasama untuk mewalan pandemi ini.
--page
"Ini luar biasa, dan ide-ide seperti inilah yang ingin kami dapatkan dari anak-anak kita, dan ini natural sekali, tidak ada hal-hal yang dibuat-buat dan ini muncul dari pememikiran mereka," ujarnya.
Kegiatan yang digelar dalam rangkan HUT RI ke 75 dan menyambut HUT Lantas ke 65 tersebut diikuti sebanyak 28 siswa yang terdiri 15 orang sekolah dasar dan 13 orang sekolah menengah pertama. (NORHASANAH/B-5)








