PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah menyampaikan, pemkab telah memetakan ada 3 wilayah yang rawan karhutla. Untuk itu, wilayah tersebut harus mendapat perhatian lebih.

"Tahun 2020 ini sudah ada 3 titik yang perlu diwaspadai, yaitu Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Lama, dan Kecamatan Kumai. Di wilayah ini agar lebih maksimal upaya antisipasi karhutla," kata Nurhidayah dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla, Selasa, 18 Agustus 2020.

Bupati Kobar menambahkan, berdasarkan data yang ada 3 titik ini setiap tahunnya sering terjadi karhutla.

"Kami harapkan tim dapat memetakan di wilayah yang rawan ini, untuk menggencarkan upaya pencegahan dengan sosialisasi, penyebaran informasi pamflet, dan pemasangan spanduk tentang bahaya karhutla beserta ancaman pidananya," kata dia.

Nurhidayah menyampaikan, jika sampai terjadi karhutla di tiga titik tersebut, maka akan mengalami kesulitan saat penanganannya. Karena medan atau jalan menuju lokasi tiga titik rawan cukup sulit diakses.

--page

"Seperti pengalaman tahun sebelumnya, penanganan karhutla di tiga titik yang rawan tersebut terkendala medan menuju lokasi cukup berat. Harus kita kedepankan pencegahan," pungkasnya. (DANANG/B-11)