BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah warga di Kecamatan Tasik Payawan dan Kecanatan Kamipang Kabupaten Katingan berharap perbaikan jalan antara Kereng Pangi - Baun Bango wilayah Unit Permukiman Transmigrasi atau UPT Hiyang Bana dilakukan hingga pengaspalan.
Pasalnya, jika hanya diratakan menutup lubang dengan tanah yang ada di sekitar, maka dikhawatirkan akan rusak lagi.
"Harapan kita sih jangan hanya diratakan menutup lubang-lubang di tengah jalan menggunakan tanah, tetapi juga sampai pengaspalan," kata Muji, salah satu warga UPT Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan, Kamis, 20 Agustus 2020.
Dia mengatakan, ruas jalan tersebut setiap hari selalu dilewati kendaraan bertonase tinggi seperti truk pengangkut buah kelapa sawit.
"Kalau sekarang musim kemarau, mungkin masih tahan dalam beberapa hari kedepan. Tapi kalau sudah turun hujan, bisa saja kerusakan bertambah parah kalau tidak diaspal," imbuhnya.
--page
Sementara itu, Wandi, warga Baun Bango Kecamatan Kamipang, juga meminta pihak berwenang yang memperbaiki ruas jalan ini hingga sampai pengaspalan.
"Sebelumnya ruas jalan ini kan juga diaspal, tapi hancur banyak lubang di tengah jalan. Apalagi hanya diratakan sama tanah," katanya.
Dari pantauan borneonews.co.id, ruas jalan di wilayah ini yang rusak berat sepanjang sekitar 3 km. Saat ini perbaikan berupa penimbunan tanah yang diratakan di jalan sudah mencapai sekitar 1 km.
Selain warga wilayah Kecamatan Tasik Payawan, ruas jalan ini juga digunakan warga yang berada di Kecamatan Kamipang yang hendak ke Kereng Pangi atau Kasongan dan daerah lainnya. Karena ini satu-satunya jalur transportasi darat dari Kasongan menuju wilayah hilir. (ABDUL GOFUR/B-11)








