KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Komunitas Sahabat Peduli Sesama atau SPS Kabupaten Gunung Mas siap memfasilitasi pengobatan bayi bernama Moria Aprilia asal Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah yang lahir tanpa lubang anus. 

"Kami siap membantu bayi Moria sebisanya. Dan yang pastinya kami juga akan menfasilitasi agar bisa dirujuk ke RSUD dr Doris Silvanus Palangka Raya," katanya , Ketua SPS Gunung Mas, Novi Rela, Jumat,  21 Agustus 2020.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat ini, keluarga bayi akan melanjutkan pengobatan yang sebelumnya sempat tertunda karena terkendala biaya.

"Saat dikonfirmasi, keluarga memang berencana melanjutkan pengobatan ke rumah sakit, namun belum dapat dipastikan jadwalnya," ujarnya. 

Tak hanya itu, pihak keluarga bayi juga meminta SPS untuk mendampingi sampai mendapat penanganan dari dokter di RSUD dr Doris Sivlanus.

--page

Sementara itu, bayi bernama Moria Aprilia ini diketahui lahir tanpa lubang anus saat berusia 5 hari di inkubator, usai ibunya, Logia menjalani persalinan.

Mengetahui hal tersebut, pihak rumah sakit setempat kemudian menganjurkan bayi untuk dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya agar mendapat penanganan lebih lanjut. 

Karena kondisi keuangan keluarga serba terbatas dan saat itu sedang pandemi covid-19, keluarga memutuskan untuk pulang ke desa sembari mengumpulkan biaya untuk operasi. (HENDRA/B-11)