PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas PUPR Kotawaringin Barat (Kobar) bergerak cepat pasca-ambruknya jembatan di Dusun Karang Anyar, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan. Yakni dengan membangun jembatan alternatif. Bahkan kini telah rampung dan siap difungsikan khususnya untuk roda 2.

Jembatan di Dusun Karang Anyar itu sangat penting untuk mobilitas masyarakat. Sebab,  jembatan tersebut menghubungkan Kota Pangkalan Bun dengan Desa Kumpai Batu Bawah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kobar Junni Gultom menyampaikan, dipercepatnya jembatan alternatif ini agar arus lalu lintas cepat lancar. Terlebih jalan ini merupakan jalan utama untuk mobilitas masyarakat.

“Kalau tidak segera dipercepat untuk membangun jalan dan jembatan alternatif, aktivitas perkantoran dan masyarakat di Desa Kumpai Batu Atas akan terganggu, apalagai banyak warga yang berdagang di Kota Pangkalan Bun,” kata Junni Gultom, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Terpisah, Kades Kumpai Batu Bawah, Bambang Silih Warno menyampaikan apresiasi atas pengerjaan yang dilakukan dinas PUPR Kabupaten Kobar, dengan cepat menyelesaikan pembuatan jembatan alternatif tersebut.

--page

“Saya salut kepada para pengawas dari Dinas PUPR dan para pekerjanya rekananya yang dengan cepat menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan alternatif," ungkapnya.

Diinformasikan, jembatan di Dusun Karang Anyar, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), jebol pasca dilintasi truk angkutan pasir pada Selasa, 18 Agustus 2020 sekitar pukul 13.30 WIB.

Pasca-kejadian tersebut, Dinas PUPR langsung bergerak membangun jalan dan jembatan alternatif untuk roda 2. Kurag lebih 5 hari, kini jembatan alternatif telah selesai. (DANANG/B-7)