BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran diwakili oleh Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalteng H Darliansjah membuka rapat koordinasi terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan.
Darliansjah menyampaikan, selain menhadapi pandemi Covid-19, saat ini Kalteng juga akan dihadapi dengan ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berulang setiap tahun seiring dengan datangnya musim kemarau.
"Untuk itu saya minta perhatian dan tindak lanjut dari Bupati, Walikota, Instansi Vertikal, Lembaga Usaha, Organisasi Kemasyarakatan, Perguruan Tinggi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla tahun ini," kata Darliansjah, Sabtu, 22 Agustus 2020.
Darliansjah menjelaskan, terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan terhitung mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 28 September 2020 mendatang.
Sedangkan di Kabupaten Seruyan saat ini juga sudah talah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan yang terhitung mulai tanggal 11 Agustus sampai dengan tanggal 8 November 2020.
--page
"Hal ini harus kita lakukan dalam rangka peningkatan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan diwilayah Provinsi Kalteng khususnya di Kabupaten Seruyan," tutup Darliansjah. (NOPRI/B-7)








