BORNEONEWS, Sampit - Hari pertama dibukanya Ikon Kota Patung Jelawat, di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dipadati para pengunjung. Hal tersebut terjadi, karena sejak April 2020 tempat wisata tersebut ditutup akibat pandemi Covid-19.
Hal itupun membuat masyarakat Kotim rindu akaj tempat wisata. Sehingga, pada hari pertama dibukan, dan bertepatan dengan akhir pekan. Membuat tempat wisata tersebut jadi pilihan masyarakat.
"Sudah lama tidak santai di Ikon Kota Patung Jelawat ini, sehingga saya bersama warga ketika mendengar dibuka langsung kesini," ujar Haris, salah seorang warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu, 22 Agustus 2020.
Dirinya datang bersama anak dan istrinya. Mereka memilih bersantai di ikon kota tersebut, karena memang nyaman untuk menikmati sore hari, sambil menunggu waktu magrib.
Patung Jelawat sendiri selama ini memang menjadi tempat wisata paling diminati di Sampit. Karena berada di tepi Sungai Mentaya. Sehingga, wisatawan yang datang bisa menikmati langsung angin sejuk di dari sungai tersebut.
--page
Wisata Ikon Kota Patung Jelawat sendiri baru hari ini dibuka oleh pemerintah Kotim. Hal itu dilakukan, karena Kotim sudah memasuki new normal.
Sehingga, sedikit demi sedikit tempat keramaian dan juga perekonomian masyarakat mulai dibuka. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








