BORNEONEWS, Sampit - Tersangka penganiayaan anak perempuan 6 tahun yang merupakan ibu korban mengaku, sempat mencoba bunuh diri pada saat hendak ditinggal kekasihnya. Dalam kasus ini, kekasihnya juga ikut memukul anak tersebut.
"Saya nekat melukai tangan kiri saya, untuk mencoba bunuh diri karena kekasih saya ingin meninggalkan saya," ujar tersangka yang merupakan ibu korban, Selasa, 25 Agustus 2020.
Percobaan bunuh diri tersebut dilakukan dengan benda tajam. Sehingga, saat pelaku mengikuti gelar ekspos di Polres Kotim, sangat terlihat tangannya ada bekas percobaan bunuh diri.
Kedua pelaku juga merupakan pengguna narkoba. Bahkan ibu korban sempat menggunakan sabu saat ingin lari ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ketika tiba di Polres Kotim, dia juga masih di bawah pengaruh barang haram tersebut.
Sementara itu, anak tersebut dipukuli oleh kedua pelaku. Awalnya dilakukan oleh sang kekasih dengan alasan agar pacarnya tersebut benci dengan dirinya dan mau berpisah.
--page
Namun bukannya benci, ternyata sang ibu malah ikut mencubit dan memukuli korban. Bahkan, dirinya juga ikut menginjak perut korban. Dampak dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka dan lebam di sekujur tubuhnya. Parahnya lagi, tangan kiri korban juga patah. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








