BORNEONEWS, Kasongan - Ignatius Mantir Ledie Nussa (58) mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 26 Agustus 2020 dinihari tadi.
Kematian mantan Ketua DPRD Katingan ini sontak mengejutkan warga di Kabupaten Katingan, tetutama keluarga dan juga teman-temannya di DPRD Katingan.
Sebab pada Senin, 24 Agustus 2020 Ignatius Mantir Ledie Nussa masih sempat turun ke Kantor DPRD Katingan di Kasongan dengan kondisi sehat.
Namun dinihari tadi Ignatius Mantir dikabarkan telah meninggal dunia karena serangan jantung.
Ignatius Mantir L Nussa mulai menjabat anggota DPRD Kabupaten Katingan sejak periode 2014 hingga 2019.
--page
Saat itu Mantir panggilan akrabnya ditunjuk oleh PDI Perjuangan menjabat Ketua DPRD Katingan.
Selain itu Mantir juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan.
Pada pemilu legislatif tahun 2019 lalu, Ignatius Mantir L Nussa kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Katingan untuk periode 2019 - 2024 akan datang.
Namun Mantir tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPRD Katingan. Pun demikian dengan jabatan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Katingan sudah tidak menjabat lagi.
Namun ia ditunjuk menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan hingga kini.
--page
Sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Katingan, ternyata Ignatius Mantir L Nussa pernah menjadi wartawan, yakni Dayak Pos.
Namun kemudian ia memilih menjadi kontraktor dan bergabung dengan PDI Perjuangan.
Pada pemilu legislatif tahun 2014 lalu ia terpilih menjadi anggota DPRD Katingan periode 2014-2019 dari Dapil III.
"Berita ini cukup mengejutkan, kemarin barusan kehilangan bu Nengyet Sanen Saal wakil bendahara partai PDIP, hari ini dapat kabar duka lagi, bahwa pak Mantir L Nusa Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Katingan meninggal dunia," kata Amirun, rekan almarhum yang juga menjabat anggota DPRD Katingan.
"Rasa tidak percaya, pedahal hari Minggu kemarin kami mancing bersama dan Senin masih ketemu d kantor.Selamat jalan senior, semoga amal baiknya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam mengahadapi cobaan ini," imbuh Amirun. (ABDUL GOFUR/B-5)








