BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi didampingi Kasi Pengelolaan Air mengecek pembangunan embung pertanian di Desa Paku Beto Kecamatan Paku, Rabu 26 Agustus 2020.
Dia menjelaskan, pengecekan tersebut bertujuan untuk memastikan pembangunan embung berjalan dengan lancar sehingga dapat dimaksimalkan fungsinya untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian di desa tersebut terutama saat musim kemarau.
"Paling tidak dengan pembangunan embung ini saya harapkan dapat mengairi sawah milik petani di Kelompok Tani Mira Pakat seluas 25 hektare sehingga dapat ditanami pada musim tanam April-September atau Asep," kata Riza.
Menurutnya, dengan petani dapat menanam padi pada musim tanam Asep atau dua kali dalam setahun maka penghasilan petani juga akan meningkat.
"Nanti pada musim kemarau mereka dapat menggunakan pompa untuk menyedot air embung tersebut untuk mengairi sawah maupun tanaman yang lain seperti sayur-sayuran," jelasnya.
--page
Riza juga berharap pemerintah desa setempat dapat turut memaksimalkan fungsi embung tersebut dengan menggunakan dana desa.
"Kalau kepala desa mau, nanti bisa dimasukkan keramba ke embung ini untuk budidaya ikan," lanjutnya.
Sementara itu, Kasi Pengelolaan Air Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Inapriani menjelaskan, pembangunan embung yang anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus atau DAK penugasan bidang pertanian tahun anggaran 2020 tersebut juga dilengkapi dengan rumah pompa.
"Jadi tahun ini kita bangun embung sebanyak 4 buah yang tersebar di Desa Bagok, Paku Beto, Patung dan Kelurahan Ampah Kota," jelas Ina. (BOLE MALO/B-7)








