PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dandim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Arh Drajat Tri Putro menyampaikan agar seluruh komponen masyarakat harus dilibatkan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Dampak karhutla ini menyangkut kehidupan orang banyak, sehingga dalam penanggulangannya harus melibatkan semua komponen masyarakat," kata Drajat Tri Putro, Rabu, 26 Agustus 2020.

Dia menyampaikan, kebakaran hutan ini harus menjadi perhatian bersama, karena apabila terjadi, efek negatifnya akan berpengaruh terhadap banyak orang. Utamanya, kabut asap yang tidak baik untuk kesehatan dan bisa melumpuhkan perekonomian.

"Penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama, apalagi pemkab juga telah menetapkan siaga karhutla," ungkapnya.

Pihaknya juga siap mendukung program dan bersinergi dalam penanganan karhutla yang diinisiasi Pemkab Kobar.

--page

Selanjutnya, dalam hal penanggulangan karhutla saat ini, anggota TNI bersama unsur terkait terus menggencarkan sosialisasi serta imbauan kepada masyarakat untuk upaya pencegahan.

"Selain itu juga telah membuat demplot-demplot, sebagai sarana untuk edukasi masyarakat tentang cara membuka lahan tanpa dibakar," tuturnya. (DANANG/B-11)