SAMPIT –

BORNEONEWS,Sampit - Anggota  Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Bima Santoso menyampaikan kritik seputar data tenaga kerja. Untuk itu, dia meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur agar membenahi data ketenagakerjaan.

Ia tidak ingin lemahnya pengawasan terhadap tenaga kerja itu akibat tidak memiliki data yang lengkap dan akurat.

"Data ketenagakerjaan itu jangan hanya di seremonial. Data itu sangat dibutuhkan untuk banyak hal. Bagaimana jadinya kalau disnakertrans tidak memiliki data valid terkait ketenagakerjaan di daerah ini," kata Bima, Rabu, 26 Agustus 2020. 

Dia mengatakan, apapun alasannya, sudah seharusnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotim memiliki data yang valid dalam bidang ketenagakerjaan. Hal itu lantaran jika terjadi permasalahan, tetap saja melibatkan pemerintah kabupaten dalam upaya penyelesaiannya. 

Seperti halnya saat pandemi covid-19 ini, data valid dan rinci kondisi ketenagakerjaan di Kotim sangat penting untuk berbagai keperluan. 

--page

Ketika pemerintah menyalurkan berbagai jenis bantuan bagi warga terdampak covid-19, data tersebut akan menjadi dasar dalam pendataan calon penerima dan kemudahan penyalurannya.

Bima juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Kotim  melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja. Dia berharap telah dilantiknya pejabat definitif akan membuat kinerja instansi tersebut meningkat. 

"Fungsi pengawasan tidak akan maksimal kalau harus menunggu data dari provinsi. Perlu terobosan pimpinan disnakertrans," pungkasnya. (NACO/B-11)