BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih kekurangan pegawai. Terutama di bidang pustakawan dan kearsipan.
Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah dengan berencana mengangkat tenaga kontrak. Atau menyiasati dengan meningkatkan kualitas SDM yang ada.
"Saat ini pemerintah masih kesulitan dana. Sehingga, untuk mengangkat tenaga kontrak sulit. Rencana awalnya cuma mendidik SDM yang ada," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Halikinnor, Kamis, 27 Agustus 2020.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memang memerlukan SDM seperti pustakawan dan ahli-ahli lainnya. Karena SOPD tersebut sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat maupun pelajar.
Apalagi pengetahuan menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang, guna menjawab tantangan kehidupan. Dan perpustakaan salah satu tempat untuk menambah wawasan.
--page
"Keberadaan perpustakaan sangat penting untuk suatu daerah. Oleh sebab itu, ke depan akan kami usahakan untuk penambahan pegawai kontrak atau pengajuan pada penerimaan CPNS nantinya," kata Halikinnor.
Dia menyadari kondisi perpustakaan daerah baik sarana maupun prasarana kurang mendukung. Sehingga kurang nyaman bagi para pengunjungnya. Dia pun berharap kondisi anggaran bisa kembali normal, sehingga bisa meningkatkan fasilitas yang ada di perpustakaan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








