PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menginginkan mengembangkan ketahanan pangan di luar Eks Pengembangan Lahan Gambut atau PLG seperti mengembangkan singkong seluas sekitar satu juta hektare dan akan dilakukan secara bertahap.

Hal itu disampaikan Menhan Prabowo Subianto saat melakukan pembahasan pengembangan ketahanan pangan serta progres Food Estate, di kantor Kemenhan Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2020.

Rencananya tahap pertama akan dikembangkan seluas 30.000 hektare, dan koordinasi Gubernur bersama Menhan, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gunung Mas dengan ditargetkan tanam bulan Desember 2020 mendatang.

"Berbagai varietas singkong atau tanaman lokal yang akan kita kembangkan nantinya seperti kristal merah, Iding, dan lainya, yang dapat juga dilaksanakan oleh masyarakat secara luas," kata Prabowo Subianto dalam rapat tersebut sebagaimana disampaikan dalam rilis, Jumat, 28 Agustus 2020.

Sementara itu, Gubernur Sugianto menyebut pengembangan komoditas pangan lokal tersebut diharapkan perekonomian dapat meningkat dengan pesat untuk masyarakat serta Kalimantan Tengah siap dan memiliki lahan tersebut, yang juga berdampak peluang meningkatnya tenaga kerja lokal hingga kemajuan sosial masyarakat juga meningkat.

--page


"Kami menyambut baik keinginan dari Kementrian dalam pengembangan cadangan pangan diwilayah Kalteng. Kami optimis dapat berdampak untuk masyarakat Kalteng dan daerah rermasuk juga untuk Indonesia," ujar Sugianto Sabran. (NOPRI/B-5)