BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 4 bakal calon bupati dan wakil bupati saat ini mengantongi tiket untuk maju di pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Namun pasangan M Rudini Darwan Ali - H Samsudin yang masih belum memenuhi syarat 8 kursi. Pasalnya, sejauh ini yang dikantongi masih 7 kursi, yakni rekomendasi 6 kursi PAN dan 1 kursi PKS.
Namun demikian, masih ada 1 kursi yang bisa jadi peluang untuk pasangan itu bisa maju. Mereka harus merebut rekomendasi Partai Hanura yang kini dari seluruh partai politik belum mengeluarkan rekomendasi.
Hanura saat ini kunci yang memastikan apakah akan mengusung pasangan tersebut atau tidak. Jika tidak, harapan Rudini-Samsudin maju akan pupus.
Hanura hingga, Minggu, 30 Agustus 2020 belum juga mengeluarkan rekomendasi itu ditegaskan oleh Ketua DPC Hanura Kotim Hari Rahmad Panca Setia.
--page
"Masih menunggu dari DPD Hanura Provinsi Kalteng, karena rekomendasi itu diserahkan DPP melalui DPD, jika keluar nanti saya sampaikan," kata Hari, Minggu.
Belum keluarnya rekomendasi Hanura kata Hari karena saat ini mereka masih mempertimbangkan siapa bakal calon yang akan diusung. Mereka tidak ingin sembarangan mengingat akan menentukan nasib Kotim 5 tahun kedepan dan mereka tidak mau sembarangan.
Selain itu, Hari juga tidak menampik kalau saat ini juga Hanura jadi rebutan tidak hanya oleh Rudini-Samsudin saja akan tetapi oleh pasangan lainnya meski tiket untuk maju di Pilkada Kotim sudah mencukupi .
Seperti diketahui pasangan H Halikinnor-Irawati sudah mengantongi rekomendasi 7 kursi PDIP, 5 kursi Demokrat dan 1 kursi Perindo.
Sementara itu HM Taufiq Mukri-H Supriadi kantongi rekomendasi 6 kursi Golkar dan 4 kursi Nasdem, sementara itu Suprianti 5 kursi Gerindra dan 4 kursi PKB. (NACO/B-7)








