BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kasi Pengelolaan Air Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Inapriani mengungkapkan, ada 4 buah embung yang dibangun tahun 2020.
"Embung tersebar di Desa Bagok, Paku Beto, Patung dan Kelurahan Ampah Kota," kata Ina di Tamiang Layang, Minggu, 30 Agustus 2020.
Menurutnya, setiap embung juga dilengkapi dengan rumah pompa. Sedangkan mesin pompa tidak masuk dalam rancangan anggaran biaya atau RAB, sehingga pengadaannya terpisah dari sumber lain.
"Anggaran pembangunan tiap embung sebesar Rp 120 juta, bersumber dari Dana Alokasi Khusus atau DAK penugasan bidang pertanian tahun anggaran 2020," jelas Ina.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Barito Timur, Reza Rahmadi berharap, dengan pembangunan embung tersebut dapat menampung limpahan air pada musim hujan serta menyediakan cadangan air untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau.
--page
"Jadi nanti petani padi yang biasanya menanam hanya satu kali dalam setahun, bisa menjadi dua kali dalam setahun," harap Riza.
Dia mendorong masyarakat sekitar embung agar memanfaatkan cadangan air dari embung untuk bercocok tanam palawija, hortikultura semusim, maupun peternakan.
"Pemerintah desa juga bisa masuk dengan program pemberdayaannya dengan menabur benih ikan atau memasang keramba di embung tersebut," papar Riza. (BOLE MALO/B-11)








