BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Darmawati mendorong pemerintah kabupaten aktif berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat pemerataan jaringan listrik hingga ke pelosok. Pasalnya, masih ada puluhan desa belum dialiri listrik.
"Kami mendorong pemerintah daerah supaya lebih memperhatikan desa yang belum teraliri listrik ataupun jaringan selular. Jangan hanya fokus kepada proyek besar di dalam kota," kata Darmawati, Minggu, 30 Agustus 2020.
Bahkan berkaitan dengan itu, Komisi II sudah ada berdiskusi dengan pihak PLN setempat terkait kondisi tersebut di daerah ini.
Darmawati menyebutkan, peluang untuk percepatan perluasan jaringan listrik di Kotawaringin Timur masih terbuka.
Ia menilai, perlu kesamaan pandangan antara pemerintah kabupaten dengan PLN untuk menyamakan semangat dalam melakukan pemerataan kelistrikan.
--page
Belum meratanya kelistrikan menjadi perhatian DPRD karena selama ini banyak dikeluhkan masyarakat. Masih ada sekitar 40 desa yang belum dialiri listrik. Dan warganya hanya mengandalkan listrik menggunakan genset maupun tenaga surya.
Darmawati yakin target percepatan perluasan jaringan listrik di kabupaten ini bisa cepat terwujud. Listrik mempunyai peran sangat penting dalam kehidupan masyarakat, termasuk untuk kegiatan ekonomi.
"Keberadaan listrik akan turut mendorong percepatan kemajuan ekonomi di desa juga," tandasnya. (NACO/B-11)








