TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Petani di Desa Muara Plantau, Kecamatan Pematang Karau meminta pemerintah memperbaiki jalan titian usaha tani yang ada di desa tersebut.

"Kami minta perhatian pemerintah untuk memperbaiki titian usaha tani menuju sawah yang digarap anggota Kelompok Tani Suka Maju," kata Ketua Kelompok Tani Suka Maju, Asnan Mahyudi, saat dikunjungi Kepala Dinas Pertanian Barito Timur di Desa Muara Plantau, Senin, 31 Agustus 2020.

Dia menjelaskan, titian sepanjang 600 meter yang merupakan akses utama menuju areal persawahan milik Kelompok Tani Suka Maju seluas 25 hektare itu, sudah banyak bagian yang rusak dan lapuk sehingga membahayakan petani yang melintas.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi mengatakan akan berusaha untuk membantu.

"Kita akan bantu mengusulkan perbaikan atau pembangunan ulang titian tersebut karena karena itu jalan satu-satunya menuju ke sawah," kata Riza yang didampingi oleh Koordinator BPP Pematang Karau, Kasi Perbenihan Dinas Pertanian serta penyuluh pertanian.

--page

Dia melanjutkan, dinas pertanian juga akan berupaya untuk membantu alat mesin pertanian atau alsintan untuk meningkatkan produktivitas lahan sawah di kawasan tersebut.

"Sekarang lahan-lahan di sana sudah cukup bersih sehingga bisa kita aplikasikan teknologi pengolahan tanah dengan bantuan hand tractor," jelas Riza.

"Sesuai dengan permintaan kelompok tani, nanti kita juga akan berupaya memberikan bantuan mesin pompa air dan perontok padi," pungkas Riza.

Diketahui, potensi lahan sawah di Desa Muara Plantau seluas 425 hektare yang dikelola oleh 17 kelompok tani. (BOLE MALO/B-7)