BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sejumlah alat mesin pertanian atau alsintan mulai dikirim ke lokasi food estate di Kabupaten Pulang Pisau. Hasilnya pengolahan lahan cukup optimal.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Slamet Untung Riyanto, Selasa, 1 September 2020 mengatakan, dinas pertanian menerapkan program Brigade Dinas dengan pelayanan Alsintan sistem pinjam pakai alat dan gotong royong. Dan pola tersebut sangat menguntungkan petani.
"Kita melihat dari target waktu tanam dapat dicapai dengan mudah, sebab pengerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan alat yang dikerahkan serta bergantian," katanya.
Sehingga, dalam waktu singkat lahan yang diolah menggunakan banyak alsintan bisa selesai. Alsintan yang diberikan Kementerian Pertanian yang digunakan berjalan efektif.
"Inilah merupakan langkah nyata untuk mendukung program food estate di Kabupaten Pulang Pisau," katanya.
--page
Harapannya dengan adanya pengolahan padi secara modern tersebut, target optimalisasi lahan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau dapat tercapai.
Untuk Kabupaten Pulang Pisau sendiri ada 10 ribu hektare lahan yang hari diolah pada tahun 2020 ini, dari 30.000 hektare lahan yang ditargetkan dalam program food estate di Kalteng. (JAMES DONNY/B-11)








