PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejak tahun 2017 hingga saat ini program pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar desa melalui pola konsorsium antar perusahaan dan Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) sudah mencapai 5 tahap.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar Juni Gultom, Kamis, 3 September 2020 menjelaskan hingga saat ini  total paniang jalan yang sudah dibangun dengan pola tersebut sepanjang 326,84 km.

Menurut Juni Gultom, menyikapi kondisi refocusing anggaran lantaran covid-19, Pemkab Kobar melakukan inovasi pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan agar tetap bisa optimal.

"Kemarin Bupati Kobar Nurhidayah sudah melakukan groundbreaking program pembiayaan pembangunan jalan yang melibatkan perusahaan besar dan pelaku usaha perseorangan tersebut di Desa Kumpai Batu Atas," jelas Juni Gultom.

Menurut Juni Gultom, tahapan awal program inovasi pembiayaan infrastruktur jalan tersebut adalah dipeningkatan kualitas jalan dari Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan menuju Desa Sebuai Kecamatan Kumai.

--page

"Dengan adanya jalan ini, mampu memangkas jarak tempuh masyarakat dari wilayah pesisir  menuju kota Pangkalan Bun yang semula 60 km menjadi 27 kilometer," jelas Juni Gultom.

Menurut Juni Gultom, ia berharap agar semua pihak khususnya lerusahaan besar atau pelaku usaha perorangan bersedia turut berpartisipasi dalam program ini.

 "Karena dengan terbukanya jalan penghubung antar desa, jarak tempuh dari desa ke wilayah perkotaan semakin mudah. Hal ini berdampak positif bagi masyarakat yang memiliki usaha di pedesaan untuk melakukan aktivitas perekonomian," jelas Juni Gultom. (WAHYU KRIDA/B-5)