SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj Suprianti-M Arsyad mengaku menargetkan semua kalangan dirangkul. Semua elemen bagi mereka sama pentingnya tanpa terkecuali.

Menurutnya, majunya dirinya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini merupakan sebuah tugas mulia yang diberikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB (atau yang mengusungnya).

Ia juga mengatakan, agar keadaan ini tidak semata-mata dibebankan kepada dirinya dan memohon kerja sama dan bantuannya dari PKB maupun Gerindra.

"Saya mohon jangan bebankan kepada saya saja karena saya tidak akan mampu sendiri," Suprianti, Kamis, 3 September 2020.

Ia juga menegaskan, apabila ada suara yang mengatakan dirinya berjalan tidak bersama PKB, itu salah.

--page

"Karena saya sudah merasa PKB ada di dalam diri saya. Ini tidak mudah bagi saya tanpa kebersamaan semuanya. Ini juga adalah cita-cita dan niatan, makanya saya gencar mencari koalisi agar PKB bisa maju di Pilkada," tegasnya.

Ia juga berharap agar kedepannya PKB bisa memiliki 8 kursi di DPRD sehingga bisa mengusung kader sendiri. 

Suprianti mengatakan, dirinya mohon bimbingan kepada DPC PKB Kotim beserta jajaran. Dia mengaku untuk urusan politik tidak memiliki pengalaman sama sekali.

"Saya minta bimbingan dan arahan kepada kader-kader PKB yang sudah jauh berpengalaman di bidang politik. Karena pengalaman politik saya ini nol, tidak ada sama sekali. Hanya bermodalkan kepercayaan dari PKB dan Partai koalisi Gerindra," tandasnya.

Sementara itu, untuk kesiapan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Suprianti mengaku telah siap dan rencananya akan mendaftarkan diri besok hari 4 September 2020 dengan di dampingi tim sukses serta kader dari partai pengusung.

--page

"Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujarnya.

Bakal Calon Wakil Bupati Kotim M Arsyad juga mengatakan kalau ingin maju memimpin daerah ini yang pertama harus diperhatikan yaitu niatnya.

"Kalau niatnya karena Allah dan untuk membangun daerah. Maka Insya Allah akan lancar. Karena untuk kebaikan semua," tegas Arsyad.

Dalam perkawinan politik ini menurutnya, memang akan banyak yang melamar. Namun melalui proses yang panjang akhirnya dipasangkan melalui PKB dengan Suprianti.

"Kedepannyapun akan ada banyak godaan untuk memecah belah, namun jika niatan kita sama untuk kebaikan maka kita pasti akan tetap bersatu," tegasnya.

Dia melanjutkan, pihaknya dalam Pilkada ini tidak hanya menargetkan satu golongan saja saat pemilihan. Namun semua golongan atau elemen dalam masyarakat.

Sementara itu, untuk jargon politik pihaknya menyatakan masih dipersiapkan. "Setelah pleno ini nanti akan kita bahas bersama PKB dan Gerindra apa jargon yang cocok untuk kita," tandasnya. (NACO/B-7)