BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas, KH Nurani Sarji mengharapkan pengurusnya untuk bisa bekerja dengan baik sesuai dengan bidangnya masing-masing.
"Sehingga, dalam pelaksanaan bidang tugas di dalam MUI bisa berjalan optimal," kata Nurani Sarji, Selasa, 8 September 2020.
Terutama, di Komisi Fatwa yang merupakan bidang paling berat dan banyak berhubungan dengan masyarakat.
“Saya berharap komisi fatwa bisa benar-benar mengenali ajaran yang melenceng dari Syariat Islam. Beberapa ciri dari aliran sesat salah satunya adalah ajaran yang diajarkan cinderung tidak sesuai dengan rukun iman," jelasnya.
Dia menambahkan, MUI Kabupaten Kapuas masih mempunyai beberapa pekerjaan rumah. terutama dalam mencegah paham atau ajaran-ajaran sesat yang berkembang di masyarakat.
--page
"Saya berharap komisi yang dibentuk dapat bekerja keras, dengan melakukan tindakan secara konverhensif untuk mengantisipasi," tuturnya.
MUI Kabupaten Kapuas juga telah melaksanakan rapat koordinasi pertama masa khidmat 2019 - 2021 dalam menentukan Ketua Komisi kepengurusan yang ada di dalam MUI.
"Rapat internal pengurus MUI Kabupaten Kapuas di tahun 2020 baru dapat terlaksana diakibatkan adanya pandemi covid-19. Semoga di tahun 2021 bisa kembali seperti sediakala dengan prinsip kebersamaan kita,” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa nantinya akan ada pelantikan Ketua MUI di beberapa kecamatan.
“Nanti kita akan melantik Ketua MUI di Kecamatan Tamban Catur, Kecamatan Kapuas Tengah, Kecamatan Kapuas Hulu, Kecamatan Pasak Talawang dan Kecamatan Mandau Talawang,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)







