SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Puskesmas Baamang 1, Supriadi, menyatakan bahwa isu dan pesan berantai di medsos whatsapp yang beredar ada beberapa perawat dan dokter yang reaktif bahkan positif Covid-19 di instansi yang ia pimpin adalah tidak benar alias hoaks. 

"Itu informasi tidak benar. Tidak ada yang benar dari informasi tersebut," ujar Supriadi, Selasa, 08 September 2020. 

Pesan yang beredar di grup whatsapp tersebut yakni berisi, "Mohon maaf menginfokan dari kawanan untuk sementara hindari berobat di Puskesmas Baamang simpang 3 dan Puskesmas Jalan Tjilik Riwut. Karena di infokan beberapa perawat dan dokternya reaktif dan sudah ada yang dinyatakan positif. Tolong infokan ke keluarga datau karabat, sahabat dan yang lainnya, makasih."

Informasi tersebut beredar luas di media sosial sejak pagi tadi. Dan beragam tanggapan dari masyarakat, berkaitan dengan hal tersebut. Ada yang percaya, dan ada juga yang tidak. 

"Saya hanya meluruskan informasi tersebut. Agar tidak ada kekhawatiran bagi masyarakat Baamang," terang Supriadi. 

--page

Ia tidak ingin informasi tersebut malah membuat masyarakat takut. Bahkan yang sakit juga tidak berani datang ke Puskesmas. Hal itupun bisa berakibat fatal nantinya terhadap individu warga. 

"Ini harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Jangan sampai mudah percaya dengan informasi yang belum diketahui kepastiyannya. Lebih baik pastikan dulu asal usul informasi tersebut," harap Supriadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)