SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menyebutkan ada 3 komoditas andalan masyarakat yakni karet, rotan dan kelapa sawit. 

Jika pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka harus mempunyai terobosan untuk mendongkrak harga komoditas tersebut.

Menurutnya saat ini ada warga yang mulai menjual lahan sawitnya karena kondisi harga itu.  Di lain sisi perusahaan yang selama ini menerima hasil perkebunan masyarakat itu cenderung menutup diri. 

"Akibatnya, selain harga murah, warga juga kesulitan menjual hasilnya. Salah satu caranya pemerintah permudah adanya investor yang bangun pabrik di Kotim, baik itu pabrik karet, rotan dan kelapa sawit, berikan kemudahan bagi mereka karena dengan begitu masyarakat akan terbantu," ucapnya, Selasa 8 September 2020.

Dia mendorong agar pemerintah kabupaten hadir mencarikan solusi. Di antaranya memberikan dukungan kepada BUMD untuk bergerak disektor pengolahan tandan buah segar. 

--page

Pemerintah kabupaten bisa membangun pabrik sebagai tempat untuk menampung hasil perkebunan warga tersebut. 

Begitu juga dengan karet dan rotan. Parimus menganggap aksi nyata untuk memperjuangkan harga itu dari pemerintah memang tidak dirasakan oleh masyarakat, para petani jangan dibiarkan hidup dan berjuang sendiri.   

Disebutkannnya ketersedian untuk bahan baku karet dan rotan sangat melimpah, tapi peluang besar itu tidak pernah ada terobosan berkoordinasi dengan pemerintah pusat supaya bagaimana caranya komoditas itu bisa terserap dan harganya akan meningkat. (NACO/B-6)