BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini terus mendorong agar penyelenggara pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah melaksanakan tugas dengan baik.
Upaya ini untuk menciptakan kepercayaan publik agar pelaksanaan bisa berjalan dengan sukses mengingat kepercayaan kepada penyelenggara pemilu adalah sebuah keharusan.
Sekarang bagaimana KPU maupun Bawaslu bisa menyakinkan publik bahwa mereka bisa menjadi penyelenggara yang baik dan sukses untuk pilkada ini.
Menurutnya, saat ini publik tentunya akan menjadi pengawas bagi kinerja penyelenggara. Maka dari itu jangan sampai masyarakat beranggapan miring.
Karena kata dia pasti ada isu setiap pelaksanaan, tudingan miring kepada penyelenggara. Salah satu formulasi agar penyelenggara dipercaya adalah ketegasan kepada setiap kontestan dan tim manapun ketika itu dianggap melanggar.
--page
"Contohnya Bawaslu lebih banyak melakukan publikasi apa saja yang menjadi kegiatan mereka selama pilkada ini supaya Bawaslu tidak dianggap diam dan pasif," tegasnya.
”Selama ini publik banyak bertanya hal itu, apa yang sudah dilakukan Bawaslu kepada pihak-pihak yang dianggap melanggar. Nah, hal semacam ini harus disampaikan prosesnya kepada publik jangan diam saja, karena kalau diam pasti dianggap tidak bekerja dan tidak melaksanakan tugas,” tukas Politikus Hanura Kotim ini.
Begitu juga bagi mereka yang selalu menggunakan isu politik identitas untuk menyerang lawan politik. Hendaknya menjadi perhatian dari Bawaslu Kotim karena mereka merupakan salah satu kunci suksesnya pelaksanaan pilkada kali ini. (NACO/B-6)








