SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dari hasil rapid tes di DPRD Kotawaringin Timur, informasi yang didapat ada 14 staf di sekretariat dewan dan 1 anggota DPRD Kotim yang dinyatakan reaktif seusai rapid mereka akan langsung melakukan swab.

Anggota Komisi II DPRD Kotim, Syahbana membenarkan pasca ada 1 staf DPRD yang positif mereka langsung mengikuti rapid tes.

"Alhamdulillah saya tadi sudah mengikuti hasilnya negatif," ucapnya, Jumat, 11 September 2020.

Meski demikian diakuinya mereka saat ini harus was-was, pasalnya dari rapid tes itu sebanyak 14 staf DPRD dan 1 anggota dewan dinyatakan reaktif.

Sementara itu Anggota Komisi I Khozaini juga mengaku khawatir dengan kondisi di DPRD Kotim di mana salah satu staf dinyatakan positif Covid-19.

--page

Bahkan Khozaini memilih tidak ikut rapid tes di DPRD Kotim secara massal, karena tetap dirinya melakukan rapid tes di salah satu klinik di Sampit.

"Alhamdulillah hasil rapid tes saya non reaktif," tegasnya. Khozaini berharap permasalahan ini cepat berlalu, sehingga tidak menggangu aktivitas mereka sebagai wakil rakyat. (NACO/B-6)